Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gubernur Sulbar Hadiri Rakor FKUB, Paparkan Tantangan Keuangan dan Program Prioritas Daerah

Gubernur Sulbar Hadiri Rakor FKUB, Paparkan Tantangan Keuangan dan Program Prioritas Daerah

  • account_circle Hms
  • calendar_month Rab, 31 Des 2025
  • visibility 245
  • comment 0 komentar

Mamuju – Proclimnews.id  Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Daerah Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulbar yang digelar di Aula Kantor Kanwil Kemenag Sulbar, Senin, 24 November 2025.

Rakor tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi, Ketua FKUB Provinsi beserta pengurus FKUB dari enam kabupaten, Plt Kepala Kesbangpol Sulbar, Plt Pemkesra Sulbar, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Kehadiran Suhardi Duka menjadi momentum tersendiri bagi jajaran FKUB. Sejak FKUB berdiri di Sulbar, Suhardi Duka tercatat sebagai Gubernur pertama yang secara langsung menghadiri agenda rapat koordinasi tersebut.

Ketua FKUB Sulbar, Sahabuddin Kasim, menyampaikan bahwa FKUB merupakan garda terdepan dalam menjaga kerukunan umat beragama di tengah masyarakat yang beragam dan majemuk, baik dari sisi budaya, kepentingan, maupun keyakinan.

“Hal ini berpotensi memunculkan gesekan, sehingga tokoh agama dan pengurus FKUB harus benar-benar memahami kondisi masyarakat. Tokoh agama memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kerukunan,” jelas Sahabuddin.

Ia menambahkan, FKUB merupakan rumah bersama untuk berdiskusi secara setara, tidak hanya terkait isu keagamaan, tetapi juga persoalan sosial dan ekonomi yang berkembang di tengah masyarakat. Tokoh agama, kata dia, harus mampu memberikan pemahaman yang menyejukkan kepada umat.

Dalam sambutannya, Gubernur Suhardi Duka memaparkan tantangan besar yang dihadapi Pemerintah Provinsi Sulbar terkait pendanaan pembangunan di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Ia juga meminta para tokoh agama yang tergabung dalam FKUB untuk membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait kondisi keuangan daerah saat ini.

Ia mengungkapkan bahwa selama ini pemerintah provinsi tetap menyalurkan bantuan hibah kepada sejumlah lembaga keagamaan dan sosial, seperti FKUB, MUI, KONI, PMI, Pramuka, serta tetap menjalankan program beasiswa karena bersifat mandatori.

Namun, untuk tahun 2026, bantuan rumah ibadah terpaksa dihentikan sementara. Menurutnya, keputusan itu diambil demi menjaga program prioritas lain seperti subsidi BPJS, beasiswa, dan pembangunan infrastruktur yang dianggap lebih mendesak dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Saya sangat peduli pada rumah ibadah tanpa membedakan agama, tapi kali ini memang tidak bisa. Daripada kita hentikan subsidi BPJS atau beasiswa, itu jauh lebih parah,” tegasnya.

Meski di tengah keterbatasan, Suhardi Duka menyebut bahwa anggaran yang masuk ke Sulbar masih cukup besar berkat komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pemerintah pusat. Hampir seluruh kementerian merespons positif berbagai program yang diajukan Pemprov Sulbar.

Pada 27 November 2025 mendatang, ia juga berencana mengajukan perbaikan tata ruang Sulbar kepada Menteri Kehutanan, menyusul masih luasnya kawasan hutan yang menghambat pengembangan perkebunan dan fasilitas pemerintahan, khususnya di wilayah Mamasa dan sekitarnya.

Selain itu, Pemprov Sulbar tengah mengupayakan pendanaan melalui skema pengelolaan karbon. Sulbar merupakan salah satu daerah penghasil karbon dalam jumlah besar, namun selama ini belum mendapatkan manfaat maksimal dari potensi tersebut.

“Tapi anggaran itu nanti hanya bisa digunakan untuk program perbaikan lingkungan, dan itu tidak masalah,” ujarnya.

Salah satu program unggulan yang akan didorong pada 2026 adalah program padat karya dengan alokasi anggaran sekitar Rp70 miliar. Program ini akan dikerjakan langsung oleh masyarakat tanpa melalui kontraktor, sehingga warga bisa memperoleh penghasilan sekaligus menikmati hasil pekerjaannya.

Selain itu, Pemprov Sulbar juga menargetkan penanganan persoalan kemiskinan, stunting, dan masalah sosial lainnya di sekitar 120 desa. Penentuan desa akan dilakukan oleh masing-masing bupati, sementara intervensi dikerjakan pemerintah provinsi melalui program PASTIPADU.

Di akhir sambutannya, Gubernur Suhardi Duka berharap Rakor FKUB dapat menghasilkan keputusan yang konstruktif dan dapat disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sulbar sebagai bahan pertimbangan dalam menjaga kerukunan dan stabilitas sosial di daerah.

“Semoga bisa dipahami kondisi masyarakat dan kondisi keuangan pemerintah provinsi saat ini,” pungkasnya. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • 100 Hari Program Kerja, Ini yang Bakal Dilakukan SDK-JSM

    • calendar_month Sen, 3 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 261
    • 0Komentar

    MAMUJU –PROCLAIMNEWS.ID Setelah resmi masuk kantor, Gubernur Sulawesi Barat , Suhardi Duka (SDK) menyampaikan program 100 hari kerjanya bersama Wagub Sulbar, Mayjen TNI (Purn) Salim S Mengga. SDK mengungkapkan, untuk 100 hari program kerja pihaknya akan segera menyelesaikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). “Yang pertama RPJMD harus selesai, yang kedua persoalan dampak bencana alam […]

  • Semarak Ramadan, DWP Provinsi Sulbar Bagikan 1.000 Takjil untuk Masyarakat Mamuju

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Barat, Nurwaty Junda, bersama jajaran pengurus menggelar kegiatan berbagi 1.000 paket takjil kepada masyarakat di Kota Mamuju, Jumat (6/3/2026). Kegiatan berbagi takjil ini dilaksanakan di sejumlah titik, mulai dari masjid, rumah sakit, panti asuhan, hingga pengguna jalan yang melintas di beberapa ruas jalan di Kota […]

  • Safari Ramadhan Polda Sulbar: Bripda Elfata dan Ananda Berikan Sentuan Agama di Masjid Sitti Aisyah

    • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sulbar – Proclaimnews.id  Program Safari Ramadhan yang digagas Kapolda Sulbar, Irjen Pol. Adang Ginanjar, terus berlanjut. Dalam upaya mendekatkan diri kepada masyarakat dan menyebarkan pesan-pesan keagamaan serta Kamtibmas, personel Polda Sulbar yang memiliki keahlian di bidang agama dikerahkan ke berbagai masjid di wilayah Sulawesi Barat. Kehadiran para personel ditengah masyarakat selama bulan suci Ramadhan bukan […]

  • Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat menggelar kegiatan Sosialisasi Penyusunan Laporan

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id  Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat menggelar kegiatan Sosialisasi Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2026 terhadap LPPD Tahun 2025 yang berlangsung di Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Barat pada Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini juga menindaklanjuti arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka. Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, mengatakan kegiatan ini […]

  • Pastikan Setiap Pengendara Aman dan Selamat, Ditlantas Polda Sulbar Siaga Penuh di Jam-Jam Padat Mobilitas

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id Guna menjamin keamanan, ketertiban dan keselamatan seluruh pengguna jalan, Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat secara masif menempatkan personelnya secara maksimal di titik‑titik strategis. Para petugas Polantas difokuskan khusus pada jam‑jam rawan kepadatan arus lalu lintas, agar perjalanan masyarakat tetap nyaman dan terhindar dari risiko kecelakaan maupun kemacetan berkepanjangan. Pada sore […]

  • Jumat Berkah Dirlantas Polda Berbagi Ke Para Ojol

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • account_circle Elkml
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id Dalam rangka menyemarakkan program Jumat Berkah, Ditlantas Polda Sulawesi Barat melalui Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) kembali menggelar aksi sosial peduli sesama dengan memberikan makanan gratis, Jumat (27/3/26). Sasaran utama kegiatan ini adalah pekerja informal yang setiap hari berjuang di jalanan, seperti pengemudi ojek online (Ojol), tukang becak dan tukang parkir. […]

expand_less