Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gubernur Suhardi Duka Dukung Hadirnya PT Danantara Sumberdaya Indonesia: Ini Langkah Selamatkan Penerimaan Negara dan Kemandirian Ekonomi

Gubernur Suhardi Duka Dukung Hadirnya PT Danantara Sumberdaya Indonesia: Ini Langkah Selamatkan Penerimaan Negara dan Kemandirian Ekonomi

  • account_circle Hms
  • calendar_month Jum, 22 Mei 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar

Mamuju – Proclaimnews.id Gubernur Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), menyatakan dukungan terhadap hadirnya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang baru, khusus ekspor yang diberi nama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), ini dianggap sebagai upaya untuk menyelamatkan penerimaan negara dan kemandirian ekonomi.

Menurut Suhardi Duka, kebijakan yang diinisiasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat kedaulatan ekonomi nasional sekaligus memperbaiki tata kelola ekspor sumber daya alam Indonesia yang selama ini dinilai merugikan negara.

“Ini suatu terobosan yang sangat baik yang dilakukan pemerintah Presiden Prabowo. Selama ini praktik under invoicing sangat merugikan Indonesia,” kata Suhardi Duka, saat ditemui di ruangan kerjanya, Jumat, 22 Mei 2026.

Ia mencontohkan komoditas crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah yang selama ini menjadi salah satu komoditas unggulan Provinsi Sulawesi Barat, dan andalan ekspor nasional. Indonesia, kata dia, merupakan produsen sekitar 50 persen CPO dunia, namun belum memiliki kendali penuh terhadap penentuan harga pasar global.

“Kita penghasil CPO terbesar dunia, tetapi justru bukan Indonesia yang menentukan harga. Kita masih ikut ditentukan negara lain seperti Malaysia dan Singapura. Padahal Singapura bahkan tidak memiliki produksi CPO,” ujarnya.

Menurut Suhardi Duka, kehadiran BUMN khusus ekspor SDA dapat menjadi instrumen negara untuk memperkuat posisi tawar Indonesia dalam perdagangan internasional sekaligus mengurangi praktik-praktik perdagangan yang merugikan negara.

Ia menilai selama ini terdapat pola perdagangan yang membuat Indonesia kehilangan potensi penerimaan besar akibat penjualan melalui perantara dengan harga rendah. Setelah itu, komoditas kembali dijual ke pembeli utama dengan nilai lebih tinggi, sementara devisa hasil ekspor (DHE) justru banyak tersimpan di luar negeri.

Bagi SDK, juga melihat sudah terlalu lama oligarki bermain-main dengan under invoicing dan under price dalam tata kelola eksport sumber daya alam. Presiden Prabowo juga sudah sejak awal memberi peringatan terhadap oligarki nakal dan kini saatnya untuk mengambil kebijakan keseimbangan peran negara dan swasta, pungkasnya.

“Ini semacam upaya untuk mengembalikan aset Indonesia dan mengembalikan sumber daya alam kita sebagai kekayaan bangsa,” kata Suhardi Duka.

Meski demikian, Suhardi Duka menegaskan pemerintah tetap harus memberi ruang bagi sektor swasta untuk berkembang. Menurutnya, investasi tetap dibutuhkan dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional, namun tata kelola harus dibangun secara sehat dan transparan.

“Swasta harus tetap diberi ruang yang kuat, tetapi negara harus hadir. Selama ini negara membiarkan praktik-praktik curang yang tidak dikontrol dengan baik,” pungkasnya.

Ia memperkirakan implementasi dalam bentuk Peraturan Pemerintah tersebut akan memunculkan gejolak atau shock pasar karena pelaku usaha harus menyesuaikan diri dengan sistem baru. Namun dalam jangka panjang, ia optimistis kebijakan tersebut justru akan menciptakan stabilitas harga dan memperbaiki mekanisme perdagangan komoditas nasional.

“Pada akhirnya harga bisa lebih baik karena tidak ada lagi permainan harga. Pasar akan lebih sehat dan stabil,” beber Suhardi Duka.

Suhardi Duka juga menyebutkan bahwa tahap awal kebijakan tersebut baru menyasar tiga sektor strategis, yakni CPO, batu bara, dan aluminium foil. Namun ia berharap ke depan pengelolaan ekspor sumber daya alam strategis lainnya juga dapat diintegrasikan dalam sistem yang sama.

“Ini langkah strategis untuk menyelamatkan aset bangsa, terutama sumber daya alam kita,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan agar keberadaan BUMN baru tersebut tidak berubah menjadi institusi yang terlalu dominan dan justru mengulangi praktik-praktik yang sebelumnya dikritik dari sektor swasta.

“Kita berharap implementasinya sesuai tujuannya. Jangan sampai BUMN ini nanti mengontrol semuanya dan melakukan hal yang sama seperti yang dulu dilakukan swasta. Kalau itu terjadi, pasar global pasti akan mengoreksi, dampaknya semua tidak akan baik,” kata Suhardi Duka.

Menurut Suhardi Duka, dampak kebijakan ini diperkirakan paling terasa di wilayah-wilayah sentra perkebunan sawit di Sulbar, khususnya Kabupaten Pasangkayu, Mamuju Tengah, dan sebagian Mamuju.

“Karena Sulbar berkaitan langsung dengan sawit, maka pengaruh kebijakan ini akan terasa di daerah-daerah penghasil sawit,” tuturnya.

Ia berharap regulasi baru tersebut mampu menciptakan keseimbangan antara kepentingan negara dan swasta, sehingga tercipta situasi yang saling menguntungkan atau win-win solution.

“Swasta harus berkembang, tetapi negara jangan dirugikan. Jangan kaya sendiri sementara negara rugi,” tutup Suhardi Duka. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Polman Tegaskan Serius Tangani Kasus Peredaran Amunisi Ilegal dan Sudah 5 Tersangka yang Ditetapkan

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 103
    • 0Komentar

    POLMAN – Proclaimnews.id Polres Polewali Mandar (Polman) menegaskan akan menangani secara serius kasus dugaan kepemilikan dan peredaran amunisi ilegal yang melibatkan oknum anggota kepolisian dan warga sipil. Kasus ini terkait dengan insiden penembakan Husain di Desa Lagiagi, Kecamatan Campalagian, pada 20 September 2025, dan telah ada beberapa pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Penyelidikan dilakukan segera […]

  • Satuan Res Narkoba Polres Majene Berhasil Amankan Pemuda Diduga Penyalahguna Narkotika

    • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Majene – Proclaimnews.id  Lagi-lagi Satuan Resnarkoba Polres Majene menunjukkan eksistensinya dalam memerangi peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Majene. Kali ini, seorang pemuda berinisial HT (25), warga Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, berhasil diamankan. Pada kamis (27/2/25). HT diamankan oleh Satuan Res Narkoba Polres Majene karena diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu di wilayah […]

  • Pemkab Mamuju Tengah Menggelar Strategi Pengendalian Inflasi Daerah

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Mateng, – Proclaimnews MaleoSulbar.Com-Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah Melaksanakan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Infasi Daerah (TPID) 23 April 2026. Kegiatan Tersebut Dihadiri Perwakilan ,Badan Puast Statukstik, dan Sejumlah Pimpinan OPD Serta Stakeholder Terkait. Forum Tersebut Menjadi Wadah Strategis Untuk Memperkuat Koordinasi Dalam Menjaga Stabilitas Harga dan Mengendalikan Inflasi di Daerah. Dalam Sambutan Wakil Bupati […]

  • Kepala Badan Kesbangpol Gelar Rapat Internal, Matangkan Seleksi Paskibraka 2026

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat, Darwis Damir memimpin rapat internal bersama Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di ruang kerjanya, Rabu (1/4/2026). Rapat ini digelar dalam rangka menyiapkan langkah-langkah strategis menyusul pelaksanaan Rakornas 2026 serta untuk memastikan proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di tingkat […]

  • DKPPKB Sulbar Ajak Masyarakat Waspada Diabetes melalui Edukasi Interaktif

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Mamuju -Proclaimnews.id Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat terus mengintensifkan upaya promotif dan preventif dalam pengendalian penyakit tidak menular, khususnya diabetes melitus. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui dialog interaktif bertema “Diabetes: Cek Gula Darah Sekarang, Cegah Penyesalan di Masa Depan” yang disiarkan melalui RRI Mamuju, Jumat 17 April […]

  • Bapenda Sulbar Tancap Gas Benahi PAP, Kepastian Hukum Jadi Prioritas 

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 36
    • 0Komentar

    MAMUJU —Proclaimnews.id Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat tata kelola Pajak Air Permukaan (PAP) dengan mengedepankan kepastian hukum, kajian teknis, serta harmonisasi regulasi pusat dan daerah.   Hal tersebut mengemuka dalam rapat pembahasan Penetapan dan Dasar Pengenaan PAP, yang digelar di Ruang Rapat Kepala Bapenda Sulbar, Rabu, 6 Mei 2026.   Rapat […]

expand_less