Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dorong Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah, Biro Hukum Setda Sulbar Terima Kunjungan Konsultasi DPRD Mamasa

Dorong Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah, Biro Hukum Setda Sulbar Terima Kunjungan Konsultasi DPRD Mamasa

  • account_circle Hms
  • calendar_month Sab, 25 Jul 2026
  • visibility 88
  • comment 0 komentar

Mamuju –Proclaimnews.id Biro Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menerima kunjungan konsultasi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa, Kamis (23/7/2026). Kunjungan ini dalam rangka pembahasan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Biro Hukum Setda Sulbar dan dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Wakil Ketua DPRD, serta anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Mamasa.

Rombongan diterima oleh Kepala Bagian Perundang-undangan Kabupaten/Kota Biro Hukum Setda Sulbar, Afrisal. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dengan membahas sejumlah persoalan terkait pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah, khususnya mengenai mekanisme pergeseran anggaran yang terjadi setelah APBD ditetapkan.

Dalam sesi konsultasi, anggota DPRD Kabupaten Mamasa, Resky Masran dari Fraksi Gerindra, menyampaikan pertanyaan mengenai beberapa kali pergeseran anggaran yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Mamasa pada Tahun Anggaran 2025.

“Pada Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Kabupaten Mamasa telah beberapa kali melakukan pergeseran anggaran tanpa sepengetahuan DPRD, sehingga terdapat perbedaan antara dokumen APBD yang telah disetujui dengan dokumen pertanggungjawaban pelaksanaannya. Bagaimana mekanisme yang seharusnya terkait pergeseran anggaran tersebut, dan apakah dapat dilakukan tanpa persetujuan DPRD?” tanyanya.

Pertanyaan serupa juga disampaikan oleh Juan Gayang Pontiku, anggota DPRD Kabupaten Mamasa dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang meminta penjelasan mengenai kemungkinan bertambahnya alokasi anggaran pada suatu perangkat daerah tanpa terlebih dahulu dilakukan perubahan terhadap Peraturan Daerah tentang APBD.

Menanggapi berbagai pertanyaan tersebut, Afrisal menjelaskan bahwa mekanisme pergeseran anggaran telah diatur secara jelas dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Regulasi tersebut menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan pengelolaan keuangan, termasuk pelaksanaan pergeseran anggaran sebelum dilakukan perubahan APBD.

Ia menjelaskan bahwa kewenangan dalam pelaksanaan pergeseran anggaran berada pada masing-masing pihak sesuai ketentuan, yakni Kepala Perangkat Daerah, Sekretaris Daerah selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), serta Bupati sesuai ruang lingkup kewenangannya.

“Pada kondisi tertentu, pergeseran anggaran yang berdampak pada perubahan APBD dapat dilakukan melalui Peraturan Bupati dengan tetap diberitahukan kepada pimpinan DPRD. Kondisi tersebut antara lain keadaan mendesak maupun adanya perubahan prioritas pembangunan, baik yang bersumber dari kebijakan pemerintah pusat maupun kebutuhan daerah,” jelas Afrisal.

Di tempat terpisah, Kepala Biro Hukum Setda Sulbar, Suhendra, menyampaikan bahwa kegiatan konsultasi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antarlembaga dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, khususnya pada aspek pengelolaan keuangan daerah.

“Konsultasi seperti ini menjadi ruang yang sangat penting untuk membangun kesamaan persepsi terhadap implementasi peraturan perundang-undangan. Dengan pemahaman yang selaras antara pemerintah daerah dan DPRD, diharapkan pelaksanaan fungsi penganggaran, pengawasan, dan pertanggungjawaban APBD dapat berjalan secara efektif, transparan, akuntabel, serta memberikan kepastian hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah,” ujar Suhendra.

Melalui konsultasi ini, Biro Hukum Setda Sulbar kembali menegaskan komitmennya untuk memberikan pendampingan dan penguatan aspek hukum kepada pemerintah daerah serta DPRD dalam rangka mendukung tata kelola keuangan daerah yang profesional, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Komitmen tersebut sejalan dengan misi kelima Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yaitu memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas.

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Optimalkan Layanan Digital, Biro Pemkesra Setda Sulbar Matangkan Persiapan Penilaian SPBE Triwulan II

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 140
    • 0Komentar

    MAMUJU, –  PROCLAIMNEWS.ID Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang modern dan transparan, Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat koordinasi Tim Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Biro Pemkesra, Senin, 30 Maret. ini difokuskan pada pembenahan layanan informasi melalui website dan media sosial resmi instansi. Rapat strategis […]

  • Rakortekrenbang, Disbun Sulbar Tekankan Syarat Teknis Penerimaan Bantuan Perkebunan

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Mamuju -Proclaimnews.id Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat mengikuti pertemuan mengenai Pembahasan Desk Usulan Program Kegiatan Sektor Perkebunan pada Rakortekrenbang, Selasa, 7 April 2026, bertempat di Ruang Rapat RPJMD Bapperida Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Kepala Bapperida Provinsi Sulawesi Barat Amujib dan dihadiri oleh jajaran Bapperida Kabupaten Polewali Mandar, para Kepala OPD, serta […]

  • Kepala Dinas Sosial Mamuju Tengah , Penonaktifan BPJS PBI Dilakukan Berdasarkan Pemeringkatan Status Sosial Ekonomi Nasional

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle Hms Kominfo
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Mamuju Tengah —  Proclaimnews.id Dinas Sosial (Dinsos) Mamuju Tengah memberikan tanggapan terkait permasalahan BPJS Kesehatan, khususnya penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI), yang menimbulkan kekhawatiran dari berbagai pihak dan dinilai lamban dalam penanganannya. Kepala Dinas Sosial Mamuju Tengah menjelaskan bahwa penonaktifan BPJS PBI dilakukan berdasarkan pemeringkatan status sosial ekonomi nasional melalui pengecekan Data Tunggal Sosial […]

  • Ditlantas Polda Sulbar Gandeng Komunitas Ojol Bagi Takjil dan Tebarkan Pesan Keselamatan

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id Ditlantas Polda Sulawesi Barat terus berburu berkah Ramadan melalui kegiatan bagi-bagi takjil menjelang berbuka puasa. Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan penyuluhan keselamatan lalu lintas kepada masyarakat demi terwujudnya kamseltibcarlantas. Kegiatan yang digelar di Simpang Jalan Arteri dan Jalan Nelayan ini, Jumat (27/2/26) yang dipimpin oleh Kasi SIM Kompol Ferrix Sandhy Anggara […]

  • Pemprov Sulbar Mantapkan Program Pastipadu, Libatkan Semua Pihak Percepat Penurunan Stunting dan Kemiskinan

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting dan kemiskinan melalui Program Percepatan Penurunan Stunting dan Kemiskinan Terpadu (Pastipadu). Hal ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Pimpinan Program Pastipadu yang digelar di Ballroom Lantai 3 Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Selasa (2/6/2026). Rapat tersebut dihadiri pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah […]

  • Pemimpin Keuskupan Katolik Sulsel–Sulbar–Sultra Kunjungan Kerja Ke Pemkab Mamuju Tengah.

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Mamuju Tengah – Proclaimnews.id Minggu, 1 Februari 2026, Pemimpin Keuskupan Katolik wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara, Mgr. Pransiskus Nipa, PR., bersama rombongan melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Barat sekaligus berkunjung ke Kabupaten Mamuju Tengah. Dalam kunjungan tersebut, Mgr. Pransiskus Nipa, PR. bersilaturahmi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju Tengah sebagai bentuk penguatan hubungan […]

expand_less