Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Deteksi Dini TBC: Mengapa 3.259 Kasus Masih Terlewat di Sulawesi Barat?

Deteksi Dini TBC: Mengapa 3.259 Kasus Masih Terlewat di Sulawesi Barat?

  • account_circle Hms
  • calendar_month Sab, 4 Jul 2026
  • visibility 106
  • comment 0 komentar

Mamuju – Proclaimnews.id Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat bergerak cepat mengupas tuntas tantangan penanggulangan penyakit Tuberkulosis (TBC). Melalui Dialog Interaktif “Indonesia Sehat” yang disiarkan langsung secara multiplatform oleh RRI Mamuju pada Jumat 03 Juli 2026, pemerintah membeberkan fakta mengejutkan mengenai ribuan kasus TBC yang masih belum terdeteksi di tengah masyarakat.

Acara yang dipandu oleh host Dwita Ardiyana ini menghadirkan dua pembicara utama, yaitu Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, serta Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama DKPPKB Sulbar, Harsalim. Tema yang diangkat sangat krusial: “Deteksi Dini TBC: Mengapa Kasus Masih Banyak yang Terlewat?”.

Dalam dialog tersebut, terungkap data epidemiologi TBC di Sulawesi Barat per Juni 2026 yang cukup mengkhawatirkan dimana Estimasi Target Kasus TBC: 5.002 kasus dan jumlah Kasus yang Berhasil Ditemukan: 1.743 kasus sehingga Kasus yang Masih Terlewat (Belum Terdeteksi): 3.259 kasus (sekitar 65,2%).

Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa selisih angka yang mencapai 3.259 kasus ini merupakan tantangan besar sekaligus ancaman penularan yang nyata di masyarakat.

“Baru sekitar 34,8% kasus yang berhasil kita temukan dan obati hingga pertengahan tahun ini. Sisanya, hampir 65% terduga penderita TBC, diperkirakan masih beraktivitas seperti biasa tanpa menyadari bahwa mereka bisa menularkan bakteri ini kepada 10 hingga 15 orang di sekitarnya setiap tahun. Oleh karena itu, deteksi dini bukan lagi sekadar program, melainkan urgensi bersama,” jelas dr. Nursyamsi.

Sementara itu, Harsalim, selaku Epidemiolog Kesehatan memaparkan bahwa penyebab utama banyaknya kasus yang terlewat adalah minimnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri saat mengalami gejala batuk persisten lebih dari dua minggu, ditambah adanya stigma negatif yang membuat masyarakat takut atau malu berobat.

“Masyarakat tidak perlu takut. Deteksi TBC saat ini sudah menggunakan alat canggih Tes Cepat Molekuler (TCM) yang akurat. Yang terpenting, seluruh pemeriksaan dan obat-obatan TBC disediakan secara gratis oleh pemerintah di Puskesmas,” terang Harsalim.

Pihak DKPPKB Sulbar juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berinteraksi, berkonsultasi, maupun melaporkan adanya indikasi kasus di lingkungan sekitar. Melalui siaran interaktif ini, DKPPKB Sulawesi Barat menyerukan gerakan aktif penemuan kasus (active case finding) demi mencapai target eliminasi TBC. Langkah ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, yang terus mendorong percepatan eliminasi TBC sebagai bagian dari peningkatan derajat kesehatan masyarakat untuk mewujudkan Visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera”.

  • Penulis: Hms
  • Editor: Elkml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Mamuju H. Sugianto Desak Pemerintah Beri Kepastian SK PPPK PW (Paruh Waktu) Lulusan Tahun 2025

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Tim media
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews. Id 23 Desember 2025 Anggota DPRD Kabupaten Mamuju, H. Sugianto, menyambut baik Surat Keputusan (SK) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh waktu (PW) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) yang resmi diterima jelang akhir Tahun Anggaran (TA) 2025. Namun, ia meminta pemerintah daerah untuk segera memberikan kepastian serupa bagi PPPK PW tingkat […]

  • Kawal Implementasi PP Tunas, KominfoSS Sulbar: Platform Digital Wajib Lindungi Anak

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Mamuju –Proclaimnews.id Penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas) resmi berjalan efektif sejak 28 Maret 2026. PP Tunas ini mengatur pembatasan penggunaan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun. Hal ini sejalan dengan kebijakan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dalam memberikan perlindungan bagi anak […]

  • Hadiri Rakor dan Supervisi Batas Wilayah, Karo Pemkesra: Ini Penting Agar Penetapan Batas Wilayah Sesuai Regulasi

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Makassar, – Proclaimnews.id  Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, menghadiri Rapat Koordinasi dan Supervisi Penegasan Batas Kecamatan dan Kelurahan di Pulau Sulawesi yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Hotel Almadera Makassar, Kamis (21/5/2026). Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri […]

  • Sosialisasi Masif Keselamatan, Ditlantas Polda Sulbar Bagikan Leaflet dan Edukasi Pengguna Jalan

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas, Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat kembali melaksanakan kegiatan penyuluhan dan pembagian leaflet. Aksi ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya budaya disiplin dan keselamatan berkendara di jalan raya, Kamis (9/4/26). Kegiatan ini menyasar dua titik strategis, yakni di […]

  • Pemkab Mamuju Tengah Berkomitmen Mewujudkan Generasi yang Sehat, Cerdas, dan Bebas Stunting

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle El.kml
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Mateng, – Proclaimnews.id Wakil Bupati Mamuju Tengah, H. Askary, mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua yang memiliki anak balita, untuk berpartisipasi dalam kegiatan Penimbangan Serentak yang akan dilaksanakan sepanjang Agustus 2026 di Posyandu masing-masing. Ajakan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah dalam memperkuat pencegahan dan percepatan penurunan angka stunting melalui pemantauan […]

  • Kapolres Hadiri Musrenbang Topoyo, Bahas Swasembada Pangan dan Infrastruktur

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Mamuju tengah – Proclaimnews.id Topoyo, 11 Maret 2025 – Pemerintah Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan pada Selasa (11/3) pukul 16.30 WITA di Kantor Kecamatan Topoyo. Acara ini mengusung tema “Penguatan Swasembada Pangan dan Penguatan Infrastruktur Dasar Wilayah”, sebagai langkah strategis dalam meningkatkan ketahanan pangan serta pembangunan infrastruktur di […]

expand_less