Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bapenda Sulbar Tancap Gas Benahi PAP, Kepastian Hukum Jadi Prioritas 

Bapenda Sulbar Tancap Gas Benahi PAP, Kepastian Hukum Jadi Prioritas 

  • account_circle Hms
  • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
  • visibility 108
  • comment 0 komentar

MAMUJU — PROCLAIMNEWS.ID  Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat tata kelola Pajak Air Permukaan (PAP) dengan mengedepankan kepastian hukum, kajian teknis, serta harmonisasi regulasi pusat dan daerah.

 

Hal tersebut mengemuka dalam rapat pembahasan Penetapan dan Dasar Pengenaan PAP, yang digelar di Ruang Rapat Kepala Bapenda Sulbar, Rabu, 6 Mei 2026.

 

Rapat dipimpin Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan, Gaffar, didampingi Kepala Bidang Perencanaan Pendapatan dan Teknologi Informasi, Muh. Saleh, Kepala UPTD Pelayanan Pajak Pasangkayu, Kasfiani Darwis, serta dihadiri perwakilan perusahaan sawit se-Sulawesi Barat.

 

Agenda utama rapat membahas mekanisme penetapan tarif dan dasar pengenaan PAP, termasuk kajian terhadap objek pajak serta Nilai Perolehan Air (NPA) yang menjadi komponen penting dalam perhitungan pajak.

 

Dalam pembahasan, salah satu isu yang mengemuka yakni perubahan NPA di Kabupaten Pasangkayu. Meski tarif PAP tetap sebesar 10 persen, perubahan NPA dari sebelumnya 400 menjadi 1.000 berdampak langsung terhadap kenaikan nilai pajak terutang.

 

Peserta rapat mempertanyakan dasar penyesuaian tersebut, termasuk apakah telah melalui kajian teknis, ekonomi, serta regulasi yang memadai. Forum juga menekankan pentingnya setiap perubahan NPA didukung oleh kajian akademis, regulasi yang sah, serta mempertimbangkan kemampuan wajib pajak.

 

“Bapenda Sulbar ingin memastikan setiap kebijakan perpajakan memiliki dasar hukum yang kuat, transparan, dan tidak menimbulkan multitafsir di lapangan,” ujar Gaffar dalam rapat tersebut.

 

Dalam diskusi berkembang pandangan bahwa air hujan secara alami belum tentu masuk kategori air permukaan sebelum mengalami aliran atau runoff. Karena itu, diperlukan kejelasan apakah air hujan yang ditampung dan dimanfaatkan untuk kegiatan usaha dapat dikenakan pajak.

 

Pembahasan juga mengerucut pada perlunya penegasan batas antara air permukaan, air tanah, dan air hujan agar implementasi kebijakan di daerah tetap selaras dengan regulasi nasional.

 

Muh. Saleh menegaskan bahwa harmonisasi aturan menjadi langkah penting agar pemerintah daerah tidak keliru dalam menerapkan kebijakan pajak.

 

“Kami ingin memastikan implementasi PAP berjalan sesuai koridor hukum dan tidak menimbulkan persoalan bagi pemerintah maupun wajib pajak. Karena itu, koordinasi dengan pemerintah pusat menjadi langkah penting,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa pembenahan kebijakan PAP dilakukan agar seluruh proses penetapan pajak berjalan adil, profesional, dan memiliki kepastian hukum yang jelas.

 

“Kami tidak ingin ada kebijakan yang menimbulkan keraguan di masyarakat maupun pelaku usaha. Semua harus berbasis regulasi, kajian teknis, dan sinkron dengan aturan pemerintah pusat. Kepastian hukum menjadi prioritas utama Bapenda Sulbar dalam penataan PAP,” tegas Abdul Wahab.

 

Ia menambahkan, langkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan tata kelola pendapatan daerah yang sehat dan akuntabel.

 

“Optimalisasi pendapatan daerah penting, namun harus tetap memperhatikan asas keadilan, transparansi, dan kepastian hukum bagi wajib pajak. Ini yang terus kami jaga dalam setiap penyusunan kebijakan,” tambahnya.

 

Langkah ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang merata dan berkualitas.

 

Dari hasil rapat disepakati bahwa perubahan NPA harus berbasis kajian yang jelas dan memiliki dasar hukum kuat. Sementara status air hujan sebagai objek PAP masih memerlukan penegasan regulatif melalui telaah hukum lanjutan dan konsultasi dengan kementerian terkait.

Sebagai tindak lanjut, Bapenda Sulbar akan menyusun kajian teknis terkait penetapan NPA, menginventarisasi regulasi mengenai objek PAP khususnya terkait air hujan, melakukan koordinasi dengan instansi pusat, serta menyiapkan rekomendasi kebijakan daerah yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPKAD Sulbar Hadiri Rapat Banggar DPRD, Bahas Pelaksanaan APBD 2026 dan Persiapan RAPBD 2027

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, didampingi para pejabat administrator dan pejabat pengawas yang juga merupakan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), menghadiri rapat lanjutan konsultasi/koordinasi bersama Badan Anggaran DPRD Provinsi Sulawesi Barat.   Kehadiran BPKAD Provinsi Sulawesi Barat dalam kegiatan ini merupakan salah satu […]

  • Jaga Keamanan di Jam Sibuk, Ditlantas Polda Sulbar Aktif Berikan Pelayanan dan Edukasi Lalu Lintas di SMA Negeri 1 Kalukku

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id Demi menjamin keamanan, keselamatan dan kelancaran berlalu lintas, khususnya di kalangan pelajar, Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat kembali menggelar pelayanan dan pengaturan lalu lintas secara masif di jam-jam rawan, tepatnya saat waktu pulang sekolah. Langkah ini merupakan upaya nyata Polantas untuk melindungi generasi muda dari risiko kecelakaan di jalan raya. […]

  • Anjungan Sulbar di TMII Jadi Ruang Edukasi Budaya bagi Pelajar SDIT Mentari Ilmu Karawang

    • calendar_month Ming, 8 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Jakarta – Proclaimnews.id  Anjungan Daerah Provinsi Sulawesi Barat yang berada didalam TMII merupakan salah satu aset dari Badan Penghubung Provinsi Sulawesi Barat yang memiliki fungsi sangat strategis dalam sektor pengembangan dan pusat pelestarian, pameran, dan promosi budaya serta potensi unggulan daerah Sulawesi Barat. Anjunganini menampilkan rumah adat, benda etnografi, kesenian, wastra, alat musik hingga kuliner […]

  • Kakanwil Kemenag Sulbar Siap Membumikan 8 Pesan Program Kemenag 2025

    • calendar_month Ming, 16 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Jakarta –  Proclaimnews.id Kementerian Agama (Kemenag) terus berupaya meningkatkan kualitas layanan informasi dan komunikasi publik dengan menguatkan koordinasi antar jajarannya. Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi Strategi Komunikasi dan Mitigasi Isu Kemenag yang dipimpin oleh Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (Kabiro HKP), Akhmad Fauzan dan dihadiri oleh seluruh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag se-Indonesia. […]

  • Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Ketersediaan Energi Aman di Mamuju Jelang Idul Fitri 2026

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Mamuju, – Proclaimnews.id  10 Maret 2026 – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Pemerintah Daerah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah SPBU di wilayah Kabupaten Mamuju dalam rangka memastikan kesiapan sektor energi menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari pemantauan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026 yang dilaksanakan secara […]

  • Semboyan Patroli Malam Ditlantas Polda Sulbar: Hadir Melayani dan Membantu Masyarakat

    • calendar_month Ming, 28 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id Saat langit semakin gelap dan aktivitas warga perlahan mereda, langkah personel Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sulawesi Barat justru semakin sigap bergerak, Sabtu (26/6/26). Setiap malam, tanpa mengenal lelah dan cuaca, para petugas Ditlantas Polda Sulbar turun ke jalan melaksanakan patroli rutin, membawa satu tekad kuat yaitu hadir bukan hanya menjaga […]

expand_less