Kecamatan Pangale merupakan kecamatan ketiga tempat penyerahan Beasiswa KUAAT tepatnya di UPTD SDN Kombiling , setelah sebelumnya dilaksanakan di Topoyo dan Tobadak.
Bupati Mamuju Tengah Arsal Aras menyampaikan bahwa penyaluran Beasiswa KUAAT khususnya beasiswa berprestasi terdiri atas dua kategori, yaitu prestasi dalam sekolah dan prestasi di luar sekolah.
Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak menginginkan adanya anak putus sekolah, bahkan tidak sekolah, di Mamuju Tengah.
“Olehnya itu kepada Camat, Kepala Desa, dan pengawas sekolah agar melaporkan jika ada di Kecamatan Pangale ditemukan anak tidak sekolah, ” ujarnya.
Arsal menambahkan, pemerintah daerah akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memperbaiki kualitas pendidikan.
Selain bantuan beasiswa, pemerintah pusat juga tetap membantu pendidikan melalui revitalisasi sekolah.
Menurutnya, Beasiswa KUAAT menjadi upaya memutus rantai kemiskinan dengan memberikan akses pendidikan tinggi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, mewujudkan cita-cita generasi muda tanpa terbebani masalah biaya, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar lebih berkualitas.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju Tengah, Marhuding, mengatakan penerima Beasiswa KUAAT untuk Kecamatan Pangale sebanyak 162 orang.
Rinciannya, jenjang SD 89 orang, terdiri dari 75 orang kategori kurang mampu dan 14 orang berprestasi. Adapun jenjang SMP 73 orang, terdiri dari 58 orang kategori kurang mampu dan 15 orang berprestasi.
“Total penerima manfaat se-Kabupaten Mamuju Tengah sebanyak 1.143 murid, ” ujarnya.


Saat ini belum ada komentar