Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Junda Maulana Uji Calon Dekan Fakultas Pertanian dan Kehutanan Unsulbar dengan Isu Hilirisasi hingga Deforestasi

Junda Maulana Uji Calon Dekan Fakultas Pertanian dan Kehutanan Unsulbar dengan Isu Hilirisasi hingga Deforestasi

  • account_circle Hms
  • calendar_month Sel, 6 Okt 2026
  • visibility 80
  • comment 0 komentar

Majene —Proclaimnews.id Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Barat Junda Maulana membawa isu kebutuhan pembangunan daerah ke meja pemilihan Dekan Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) periode 2026–2030.

Sebagai salah satu panelis dalam proses pemilihan yang berlangsung di Aula Hotel Villa Bogor, Majene, Senin 5 September 2026, Junda mengajukan enam pertanyaan kepada Dr. Nurlaela, S.P., M.Si., calon tunggal dekan fakultas tersebut.

Enam pertanyaan itu tidak hanya menyentuh urusan internal kampus, tetapi juga menyoroti kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja, hilirisasi komoditas unggulan, peningkatan kapasitas petani, hingga peran perguruan tinggi dalam merespons persoalan kehutanan di Sulbar.

Junda mengatakan, pertanyaan tersebut telah dipersiapkannya jauh sebelum proses pemilihan berlangsung.

“Saya jauh-jauh sudah siapkan,” kata Junda.

Ia menjelaskan, pertanyaan pertama berangkat dari harapan agar Fakultas Pertanian dan Kehutanan dapat menjadi salah satu fakultas yang mengangkat nama Unsulbar sekaligus memberi kontribusi langsung terhadap pembangunan Sulbar.

Menurut dia, posisi fakultas tersebut strategis karena Sulbar memiliki basis ekonomi dan tenaga kerja yang kuat di sektor pertanian. Dokumen Pemprov Sulbar mencatat sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi salah satu penopang utama struktur ekonomi daerah, sementara sektor pertanian juga menjadi penyerap tenaga kerja terbesar.

“Di wilayah Sulawesi Barat yang notabenenya daerah agraris, ada potensi yang besar. Karena itu, fakultas ini harus bisa mengambil peran,” ujarnya.

Ia kemudian mengaitkan hal tersebut dengan visi calon dekan untuk membawa Fakultas Pertanian dan Kehutanan unggul dalam pengembangan sumber daya manusia, ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian serta kehutanan berbasis budaya, guna mendukung pertanian berkelanjutan.

Dari visi tersebut, Junda mempertanyakan langkah konkret yang akan dilakukan calon dekan untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri, sektor pertanian, dan kehutanan daerah.

“Ketika ibu nantinya menjadi dekan, insyaallah selangkah lagi, apa langkah konkret yang akan ibu ambil untuk memastikan lulusan Fakultas Pertanian dan Kehutanan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, pertanian, dan kehutanan daerah?” tanyanya.

Pertanyaan kedua menyasar tata kelola fakultas, khususnya optimalisasi peran senat dalam pengambilan keputusan strategis dan pengawasan.

Berikutnya, Junda menyoroti bidang akademik dan kurikulum. Ia mempertanyakan bagaimana kurikulum akan dirancang agar mampu menjawab kebutuhan hilirisasi produk unggulan Sulbar, seperti kakao, kopi, dan sawit, sehingga komoditas tersebut tidak berhenti sebagai produk bahan mentah dan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Bagaimana kurikulum yang ibu rancang untuk menjawab tantangan hilirisasi produk unggulan seperti kakao, kopi dan sawit di Sulawesi Barat untuk peningkatan nilai tambah komunitas pertanian?” ujarnya.

Pada bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan kerja sama, Junda meminta calon dekan menjelaskan program yang akan diprioritaskan untuk meningkatkan kapasitas petani dan pelaku pertanian di Sulbar.

Menurutnya, aspek tersebut penting karena Pemprov Sulbar membutuhkan dukungan perguruan tinggi dalam memperkuat sektor pertanian daerah.

Pertanyaan kelima menyentuh sumber daya manusia dan kemahasiswaan. Junda ingin mengetahui strategi fakultas dalam mengembangkan soft skill dan daya saing mahasiswa agar lulusan tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja.

“Kita berharap alumni Fakultas Pertanian ini sudah ada pasar kerjanya, jadi siap pakai,” katanya.

Pertanyaan terakhir diarahkan pada persoalan kehutanan. Junda menilai perguruan tinggi perlu mengambil peran lebih jauh dalam menghadapi tekanan terhadap kawasan hutan, termasuk melalui riset dan rekomendasi kebijakan kepada pemerintah.

“Untuk menghadapi tekanan deforestasi, bagaimana peran Fakultas Pertanian dan Kehutanan di Sulawesi Barat untuk memberikan rekomendasi kebijakan kepada pemerintahan?” tanyanya.

Junda juga menyinggung sejumlah persoalan yang perlu menjadi perhatian, mulai dari tekanan terhadap kawasan hutan hingga konflik dan tata kelola lahan perkebunan. Pemprov Sulbar sendiri dalam beberapa tahun terakhir menangani sejumlah persoalan terkait sengketa lahan sawit di Pasangkayu.

Menurut Junda, rangkaian pertanyaan tersebut pada dasarnya bermuara pada satu harapan: Fakultas Pertanian dan Kehutanan Unsulbar tidak berjalan sendiri sebagai institusi akademik, tetapi menjadi bagian dari upaya menjawab persoalan pembangunan Sulbar. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sulbar Alokasikan Rp25 Miliar untuk Infrastruktur Pasangkayu di Tengah Efisiensi Anggaran

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Pasangkayu — Proclaimnews.id Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan berbagai persoalan infrastruktur jalan dan jembatan di seluruh kabupaten, meskipun pemerintah daerah saat ini menghadapi keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi nasional. Hal tersebut disampaikan Gubernur Suhardi Duka saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama Pemerintah Kabupaten Pasangkayu di Rumah Jabatan Bupati Pasangkayu, Minggu, 22 […]

  • DKPPKB Sulbar Dampingi Gubernur Terima Audiensi Kepala Rumah Sakit TK. III Punggawa Malolo

    • calendar_month Rab, 5 Agu 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat mendampingi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka dalam menerima audiensi Kepala Rumah Sakit TK. III Punggawa Malolo, bertempat di Ruang Kerja Gubernur Sulawesi Barat, Selasa 4 Agustus 2026. Dalam pertemuan tersebut, Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, turut hadir mendampingi […]

  • Sat Reskrim Polres Mamuju Tengah Selidiki Dugaan Bunuh Diri

    • calendar_month Sab, 22 Mar 2025
    • account_circle Hms
    • visibility 330
    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH – PROCLAIMNEWS.ID Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Mamuju Tengah menerima laporan terkait temuan seorang wanita yang diduga melakukan tindakan bunuh diri pada (22/3/2025). Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Sat Reskrim segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Dari hasil identifikasi awal, korban diketahui berinisial ER (41). Tim forensik yang […]

  • Junda Maulana Ajak Mahasiswa KKN UGM Jadi Mitra Pemerintah Mencari Solusi Persoalan Desa

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Mamuju -Proclaimnews.id Temuan lapangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) di Desa Sumare dan Desa Tapandullu Kecamatan Simboro mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Selain mengapresiasi hasil observasi mahasiswa, Pemprov Sulbar juga mendorong agar berbagai rekomendasi yang disusun dapat menjadi masukan dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Hal tersebut […]

  • Matangkan Agenda Musrenbang 2027, Kominfo Sulbar Dorong Sinergi Pemda dan Pusat Dalam Pembangunan Berbasis Digital

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 293
    • 0Komentar

    MAMUJU –Proclaimnews.id Tahapan awal Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 resmi dimulai dengan agenda Rakortekrenbang yang berlangsung sejak 6 hingga 10 April 2026. Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (KominfoSS) Provinsi Sulawesi Barat Muhammaad Ridwan Djafar menyampaikan, kegiatan ini menjadi forum strategis mempertemukan perencana pembangunan dari tingkat provinsi hingga kabupaten untuk menyatukan arah pembangunan […]

  • *Sekda Sulbar Tekankan Sinergi di Rapat GTRA: Koordinasi Lintas Sektor Kunci Selesaikan Masalah Pertanahan*

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Mamuju –Proclaimnews.id Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, membuka Rapat Tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Sulawesi Barat yang digelar di Maleo Hotel Mamuju, Kamis 2 Juli 2026. Dalam sambutannya, Junda Maulana mewakili Gubernur Suhardi Duka (SDK), menyampaikan, Gugus Tugas Reforma Agraria merupakan sebuah wadah atau media untuk melakukan koordinasi lintas sektor yang […]

expand_less