Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemprov Sulbar dan DPRD Sepakati APBD Perubahan 2026, OPD Diminta Percepat Program

Pemprov Sulbar dan DPRD Sepakati APBD Perubahan 2026, OPD Diminta Percepat Program

  • account_circle Hms
  • calendar_month Jum, 18 Sep 2026
  • visibility 64
  • comment 0 komentar

Mamuju -Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan DPRD Sulbar menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna, Jumat sore, 18 September 2026.

Kesepakatan tersebut menjadi dasar bagi Pemprov Sulbar untuk melanjutkan proses evaluasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sebelum Perda tentang Perubahan APBD 2026 ditetapkan dan dilaksanakan.

Sekretaris Daerah Sulbar Junda Maulana yang mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka mengatakan, persetujuan bersama tersebut bukan hanya bagian dari tahapan pengelolaan keuangan daerah, tetapi juga menjadi instrumen untuk menyesuaikan anggaran dengan kondisi pembangunan dan kemampuan fiskal sepanjang 2026.

“Rapat paripurna hari ini merupakan tahapan yang penting dalam siklus pengelolaan keuangan daerah. Persetujuan bersama yang kita lakukan bukan sekadar memenuhi amanat peraturan perundang-undangan, tetapi juga menjadi wujud komitmen bersama antara Pemerintah Provinsi Sulbar dan DPRD dalam memastikan bahwa perubahan APBD mampu menjawab dinamika pembangunan, kebutuhan masyarakat serta tantangan fiskal yang berkembang sepanjang tahun anggaran 2026,” kata Junda saat membacakan sambutan gubernur.

Dalam struktur APBD Perubahan 2026 yang disepakati, pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp1,705 triliun. Angka tersebut naik 1,3 persen dibandingkan target pendapatan pada APBD pokok 2026.

Sementara itu, belanja daerah dialokasikan sebesar Rp1,887 triliun. Nilainya bertambah sekitar Rp56,11 miliar atau naik 3,12 persen dibandingkan alokasi belanja pada APBD pokok 2026.

Dengan komposisi tersebut, APBD Perubahan 2026 diproyeksikan mengalami defisit sebesar Rp182,25 miliar. Defisit tersebut akan diseimbangkan melalui pembiayaan daerah.

Pada sisi penerimaan pembiayaan, pemerintah memproyeksikan sebesar Rp265,71 miliar. Nilai itu berkurang sekitar Rp2,19 miliar atau 0,82 persen dibandingkan penerimaan pembiayaan dalam APBD pokok 2026.

Sedangkan pengeluaran pembiayaan dialokasikan sebesar Rp83,46 miliar, turun sekitar Rp27 miliar atau 24,4 persen dibandingkan APBD pokok 2026.

Junda mengatakan, setelah persetujuan bersama, Ranperda Perubahan APBD 2026 beserta rancangan peraturan gubernur tentang penjabaran Perubahan APBD akan segera disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri untuk dievaluasi.

Pemprov Sulbar juga berkomitmen menindaklanjuti hasil evaluasi tersebut agar Perda Perubahan APBD 2026 dapat segera ditetapkan dan dilaksanakan.

Di sisi lain, Junda meminta seluruh kepala OPD mulai menyiapkan langkah percepatan pelaksanaan program yang masuk dalam APBD Perubahan.

“Pada kesempatan ini saya menginstruksikan kepada seluruh kepala OPD agar segera mempersiapkan langkah-langkah percepatan pelaksanaan perubahan APBD 2026,” ujarnya.

Menurutnya, percepatan dibutuhkan karena waktu pelaksanaan anggaran 2026 semakin terbatas. Program dan kegiatan yang telah dianggarkan diharapkan dapat segera berjalan sehingga target pembangunan, pelayanan publik, dan penyerapan anggaran dapat tercapai secara optimal.

Junda juga mengajak Pemprov Sulbar dan DPRD menggunakan APBD Perubahan sebagai instrumen untuk memperbaiki kualitas belanja daerah.

“Mari kita jadikan perubahan APBD 2026 ini sebagai instrumen untuk memperkuat kualitas belanja daerah, meningkatkan efektivitas pelayanan pada masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, mempercepat penurunan kemiskinan dan pengangguran serta meningkatkan ketahanan Sulbar terhadap berbagai tantangan pembangunan,” pungkasnya. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Warga Padati Nobar Piala Dunia di Kantor Gubernur, Gubernur SDK: Kualitas Pemain Kelas Dunia, Indonesia Harus Bisa Mencontoh

    • calendar_month Ming, 12 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat berlangsung meriah di halaman Kantor Gubernur Sulbar, Minggu 12 Juli 2026 pagi. Ratusan warga memadati lokasi nobar untuk menyaksikan laga Argentina melawan Swiss. Pertandingan berlangsung sengit hingga babak tambahan waktu sebelum Argentina memastikan kemenangan 3-1. Suasana nobar beberapa kali […]

  • Optimalkan Kinerja Perangkat Daerah, Biro Organisasi Setda Sulbar Gelar Monev Probis 2026

    • calendar_month Kam, 3 Sep 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 68
    • 0Komentar

    MAMUJU –Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) terus berkomitmen membenahi tata kelola pemerintahan. Melalui Bagian Tatalaksana dan Pelayanan Publik Biro Organisasi Setda Sulbar, digelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) Peta Proses Bisnis (Probis) Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Biro Organisasi sejak Selasa 18 Agustus 2026 hingga Rabu 2 September 2026.   Agenda strategis […]

  • Sekda Sulbar Pimpin Rapat Teknis, Perkuat Respons Isu Pelayanan Kesehatan

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, memimpin pertemuan teknis bersama jajaran sektor kesehatan guna merespons berbagai isu pelayanan kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit Provinsi, Jumat (27/3/2026). Rapat yang digelar di ruang kerja Sekda tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulbar serta manajemen Rumah Sakit Provinsi. […]

  • “Sinergi Eksekutif-Legislatif, BPKAD Sulbar Kawal LKPJ 2025”

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Mamuju –Proclaimnews.id Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, didampingi para pejabat eselon III serta jabatan fungsional Perencana Ahli Muda, menghadiri Rapat Kerja Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (14/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Barat tersebut membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban […]

  • Badan Penghubung Sulbar Ikuti Bimbingan Peningkatan Kapasitas ASN dalam Pencegahan Maladministrasi dan Pengelolaan Pengaduan Publik

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Jakarta –Proclaimnews.id Dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik, Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat mengikuti kegiatan Bimbingan Peningkatan Kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) Penyelenggara Pelayanan untuk Pencegahan Maladministrasi dan Pengelolaan Pengaduan Publik yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Senin 6 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh ASN dari berbagai instansi pemerintah sebagai bagian […]

  • Dinsos P3A dan PMD Sulbar Bahas Juknis BKK Desa 2026 Bersama BPKAD

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Mamuju –  Proclaimnews.id Dinas Sosial, P3A dan PMD Provinsi Sulawesi Barat bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menggelar rapat pembahasan Petunjuk Teknis (Juknis) Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa Tahun 2026. Rapat ini membahas tambahan penghasilan bagi kepala desa, sekretaris desa, kaur, dan kasi desa guna memperkuat tata kelola pemerintahan desa di Sulawesi Barat. […]

expand_less