Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PKRS RSUD Provinsi Sulawesi Barat Perkuat Edukasi Pencegahan Bunuh Diri, Bangun Kesadaran dan Kepedulian Kesehatan Jiwa

PKRS RSUD Provinsi Sulawesi Barat Perkuat Edukasi Pencegahan Bunuh Diri, Bangun Kesadaran dan Kepedulian Kesehatan Jiwa

  • account_circle Hms
  • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
  • visibility 95
  • comment 0 komentar

MAMUJU –Proclaimnews.id Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD Provinsi Sulawesi Barat terus berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesehatan jiwa dan pencegahan tindakan bunuh diri. Langkah nyata ini diambil untuk membangun lingkungan yang lebih peduli, peka, dan mampu memberikan dukungan bagi setiap individu yang membutuhkan bantuan.

Upaya penguatan edukasi kesehatan jiwa dan pencegahan bunuh diri ini sejalan dengan Panca Daya Membangun SDM yang Unggul dan Berkarakter yang diusung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka. Melalui pilar pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berbudi pekerti luhur, kegiatan ini menjadi wujud nyata dalam menjaga kesejahteraan jiwa masyarakat sehingga tercipta generasi yang tidak hanya sehat fisiknya, tetapi juga kuat mental, tangguh secara emosional, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama.

Kegiatan edukasi dilaksanakan pada Selasa, 15 September 2026, bertempat di Ruang Tunggu Rekam Medik RSUD Provinsi Sulawesi Barat. Sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, hadir Andi Budhy Rakhmat, Psikolog di RSUD Provinsi Sulawesi Barat. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan dengan tegas bahwa bunuh diri adalah masalah kesehatan yang bisa dicegah. Memahami skala persoalan dan menyadari bahwa hal ini bukanlah hal yang tabu merupakan langkah pertama yang paling penting untuk mulai peduli dan bertindak.

Lebih lanjut, Andi Budhy Rakhmat juga menjelaskan berbagai Faktor Risiko Umum yang perlu dikenali, antara lain: gangguan kesehatan jiwa seperti depresi dan kecemasan berat; kehilangan orang terkasih atau duka mendalam; tekanan ekonomi atau kehilangan pekerjaan; penyakit fisik kronis atau nyeri yang berkepanjangan; isolasi sosial dan kurangnya dukungan lingkungan; serta adanya riwayat trauma, kekerasan, atau percobaan bunuh diri sebelumnya.

Masyarakat juga diimbau untuk mengenali Tanda-Tanda Peringatan yang muncul, yang dapat dilihat dari tiga aspek:
• Secara Verbal: Sering berbicara ingin mati atau mengakhiri hidup, merasa menjadi beban bagi orang lain, serta merasa terjebak dalam situasi tanpa harapan.
• Secara Perilaku: Menarik diri dari pergaulan keluarga dan teman, memberikan barang-barang berharga miliknya kepada orang lain, serta terjadi perubahan drastis pada pola tidur atau pola makan.
• Secara Emosional: Suasana hati yang sangat berubah-ubah, merasa cemas atau marah secara berlebihan, serta tampak sangat sedih tanpa alasan yang jelas.

Di samping mengenali faktor risiko, masyarakat juga perlu memperkuat Faktor Pelindung yang dapat menurunkan risiko tersebut, yaitu: adanya dukungan sosial yang kuat dari keluarga dan teman; memiliki keterampilan dalam mengelola masalah yang dihadapi; tersedianya lingkungan rumah, sekolah, maupun tempat kerja yang aman; kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan jiwa; masih adanya rasa harapan dan makna dalam hidup; serta dipeganginya keyakinan spiritual dan nilai-nilai pribadi.

Sebagai penutup pemaparan, disampaikan Ajakan dan Langkah Tindakan yang dapat dilakukan oleh semua pihak, yaitu:

Bunuh diri bisa dicegah — mari bicarakan secara terbuka, tanya kabar dan perasaannya, dengarkan tanpa menghakimi, jaga agar tetap dalam keadaan aman, hubungkan dengan bantuan atau tenaga profesional, simpan nomor layanan SEJIWA 119 ekstensi 8 serta akses laman Healing119.id, kenali tanda peringatan baik pada diri sendiri maupun orang di sekitar kita, perkuat faktor pelindung berupa dukungan sosial dan harapan hidup, jangan pernah membiarkan seseorang menghadapi masalah ini sendirian.

Setelah sesi pemaparan materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung hangat dan interaktif.

Menyikapi terselenggaranya kegiatan ini, Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh. Ia menegaskan bahwa kesehatan jiwa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan secara menyeluruh, dan RSUD berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan edukasi serta pelayanan kesehatan jiwa demi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat.

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dihadapan Jamaah Tarawih, SDK Titip Doa Masyarakat untuk Kesehatan-Keselamatan Memimpin Sulbar 5 Tahun Kedepan

    • calendar_month Ming, 2 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 271
    • 0Komentar

    MAMUJU – PROCLAIMNEWS.ID Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) berada di tengah-tengah masyarakat Lingkungan Tarambang, Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, dalam rangka menunaikan salat Tarawih berjamaah di Masjid Nurul Anhar, Minggu 2 Maret 2025. Turut hadir di barisan jamaah wanita, Bupati Mamuju Sutinah Suhardi bersama Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi Gubernur Sulbar […]

  • Ketua DPRD Kabupaten Mamuju Adakan Kunjungan Dapil Sekaligus Pemaparan Kondisi APBD Kabupaten Mamuju Tahun Anggaran 2026.

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle Tim Media
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Dalam Rangka membangun kebersamaan dengan kelompok masyarakat, mahasiswa, dan pelaku usaha, H.Syamsuddin Hatta Ketua DPRD Mamuju adakan kunjungan Dapil sekaligus pemaparan APBD tahun anggaran 2026 yang berlangsung Di Cafe dan resto BHY Jln. Martadinata, 13 Mei 2026. Berikut sambutan nya “Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang […]

  • Biro Organisasi Terima Kunjungan Sekprov Sulbar, Pastikan Efektivitas Tata Kelola Pemerintahan di Awal Tahun 2026

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews id  Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Nur Rahmah Parampasi, beserta jajarannya menerima kunjungan Sekprov Sulbar Junda Maulana, di Kantor Biro Organisasi, Selasa, 6 Januari 2026. Kunjungan ini untuk memastikan bahwa kinerja di Biro Organisasi berjalan efektif, sesuai Misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK), bersama Wakil Gubernur Salim […]

  • Hadiri Dialog Kebangsaan, Wakil Ketua DPRD Sulbar Tekankan Pentingnya Keberagaman untuk Indonesia Emas

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Majene —  Proclaimnews.id Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat St. Suraidah Suhardi, menghadiri kegiatan Dialog Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Densus 88 Anti Teror Polri bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan STAIN Majene, bertempat di Auditorium TIPD, Lantai 5 STAIN Majene, Kamis (7/5/2026).   Dialog Kebangsaan dilaksanakan dalam rangka memperluas wawasan kebangsaan bagi generasi […]

  • Mamuju Tengah Raih Peringkat 1 di Sulbar pada EPPD/LPPD 2025, Masuk 80 Besar Nasional

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Mamuju Tengah — Proclaimnews.id Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah kembali menunjukkan capaian positif dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2025. Kabupaten Mamuju Tengah meraih nilai 3,1257 dengan predikat sedang, sehingga menempati peringkat pertama tingkat Provinsi Sulawesi Barat dan peringkat ke-80 secara nasional. Hasil tersebut […]

  • Pimpin Rapat Pemantapan, Sekda Junda Maulana Pastikan Hari Jadi Sulbar ke-22 Siap Digelar

    • calendar_month Kam, 17 Sep 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 92
    • 0Komentar

    MAMUJU – PROCLAIMNEWS.ID Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana memimpin rapat pemantapan Hari Jadi Sulbar ke-22 di Mamuju, Kamis, 17 September 2026. Hari Jadi Sulbar sendiri akan diperingati pada Selasa, 22 September 2026 mendatang. Junda Maulana mengatakan, rapat pemantapan dilakukan mengingat waktu peringatan sudah semakin dekat. Ia menekankan agar perayaan Hari Jadi […]

expand_less