Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kemarau Panjang, Suhardi Duka Ajak Warga Bersatu Atasi Kekeringan dan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

Kemarau Panjang, Suhardi Duka Ajak Warga Bersatu Atasi Kekeringan dan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

  • account_circle Hms
  • calendar_month Jum, 28 Agu 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar

Mamuju –Proclaimnews .id Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan puncak musim kemarau berlangsung sepanjang Agustus hingga September 2026. Situasi ini menjadi ancaman di berbagai wilayah, termasuk di Sulbar.

Berdasarkan data rekapitulasi daerah, ancaman kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) terus meluas. Terhitung sejak 1 Januari hingga 25 Agustus 2026, tercatat 3.042 titik panas (hotspot) di wilayah Sulbar, dengan sebaran terbanyak berada di Kabupaten Mamuju Tengah (1.105 titik) dan Mamuju (847 titik). Selain itu kebakaran terhadap permukiman tercatat hingga 77 kasus tersebar di enam kabupaten.

Kondisi ini juga melumpuhkan sektor pertanian. Seluas 3.141,36 hektare lahan pertanian di enam kabupaten terdampak kekeringan—di mana Kabupaten Polewali Mandar menjadi wilayah paling parah dengan luas dampak mencapai 1.379,96 hektare. B

Menanggapi situasi darurat ini, Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, memberikan imbauan tegas kepada seluruh elemen masyarakat agar tidak memperburuk keadaan dengan aktivitas yang memicu timbulnya api.

Gubernur mengimbau masyarakat untuk bahu-membahu menjaga lingkungan tempat tinggal masing-masing dari potensi kebakaran. Imbauan khusus juga dialamatkan kepada para petani dan pekebun agar meninggalkan cara-cara lama seperti membakar vegetasi saat membuka atau membersihkan lahan. Tindakan semacam itu tegas dilarang oleh undang-undang dan mengancam pelaku dengan sanksi pidana.

“Jangan melakukan pembakaran dalam bentuk alasan apapun. Itu tentunya kita berharap bahwa Sulawesi Barat ini bisa terhindar dari kebakaran yang semakin meluas,” ungkapnya.

Guna mengantisipasi dan menangani potensi bencana yang terus mengintai, Pemprov Sulbar bersama enam pemerintah kabupaten telah bergerak mendirikan posko siaga di daerah-daerah rawan. Melalui kerjasama lintas sektor, sarana pendukung berupa armada damkar hingga water canon kepolisian telah disiapkan di masing-masing kabupaten.

“Semoga ini menjadi perhatian kita dan kita doakan semoga hujan segera turun, kemarau berkepanjangan ini bisa berhenti, dan kita Sulawesi Barat selamat dari karhutla dan kebakaran pemukiman,” pungkasnya. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemimpin Keuskupan Katolik Sulsel–Sulbar–Sultra Kunjungan Kerja Ke Pemkab Mamuju Tengah.

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Mamuju Tengah – Proclaimnews.id Minggu, 1 Februari 2026, Pemimpin Keuskupan Katolik wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara, Mgr. Pransiskus Nipa, PR., bersama rombongan melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Barat sekaligus berkunjung ke Kabupaten Mamuju Tengah. Dalam kunjungan tersebut, Mgr. Pransiskus Nipa, PR. bersilaturahmi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju Tengah sebagai bentuk penguatan hubungan […]

  • Wujudkan Sulbar Sehat, Dokter Muda Internship Tumpuan Harapan di Daerah Terbatas

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat sistem pelayanan kesehatan melalui dukungan penempatan dokter Internship yang disupport Kementerian Kesehatan RI sebagai bagian dari upaya mewujudkan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera yang diusung oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakilnya Almarhum Salim S Mengga. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga […]

  • Tips Cerdas Merawat Mobil Sebelum Mudik Lebaran 2025

    Tips Cerdas Merawat Mobil Sebelum Mudik Lebaran 2025

    • calendar_month Sen, 17 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Tips Cerdas Merawat Mobil Sebelum Mudik Lebaran 2025 Mudik Lebaran adalah momen yang sangat dinanti setiap tahunnya. Tradisi ini memungkinkan kita untuk berkumpul dengan keluarga besar di kampung halaman. Namun, perjalanan panjang yang harus ditempuh bisa menjadi tantangan, terutama jika mobil yang digunakan tidak dalam kondisi prima. Oleh karena itu, merawat mobil sebelum mudik Lebaran […]

  • *Pemilihan Pengurus Forum Anak Sulbar 2026–2028, Sekda Tekankan Peran Anak sebagai Subjek Pembangunan*

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Mamuju –Proclaimnews.id Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana, menghadiri rapat pemilihan calon pengurus dan ketua Forum Anak Daerah Provinsi Sulbar masa bakti 2026–2028, Selasa, 7 April 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh 45 pelajar yang merupakan perwakilan dari sejumlah sekolah di Sulbar. Forum ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk menjembatani komunikasi antara generasi […]

  • Kapolda Sulbar Hadiri Buka Puasa Bersama Pangdam XXIII/PW, Ramadan Penuh Berkah dengan Sinergi dan Aksi Sosial

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id Dalam rangka memperkuat sinergi antara TNI dan Polri serta memeriahkan bulan suci Ramadan dengan kebaikan, Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta menghadiri acara buka puasa bersama Pangdam XXIII/Wirabuana, yang berlangsung di Makodim 1418 Mamuju, Senin (9/3/26). Acara yang dihadiri oleh pejabat utama TNI dan Polri serta instansi lainnya di […]

  • Kuasa Hukum : Yusuf Akbar Safriludin Dan Hendra Abdul Hidayat  Dampingi Warga Desa Towiora, Gugat PT. LTT Atas Sengketa Lahan di Pengadilan Negeri Dongggala

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • account_circle El.kml
    • visibility 622
    • 0Komentar

    Donggala Palu –  Proclaimnews id ,30 Maret 2026 – Sebuah gugatan class action diajukan Aliansi masyarakat Desa Towiora kec. Riopakava Kab. Donggala warga Desa Towiora ke pengadilan, menuntut pembatalan Hak Guna Usaha (HGU) atas penguasaan lahan yang mereka anggap sebagai perbuatan melawan hukum. Penggugat meminta pengadilan menyatakan penguasaan tanah tersebut ilegal, membatalkan HGU, serta memerintahkan […]

expand_less