Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Orasi Ilmiah di UNM, Gubernur Sulbar Dorong Perguruan Tinggi Kuasai Teknologi Pengolahan Tanah Jarang

Orasi Ilmiah di UNM, Gubernur Sulbar Dorong Perguruan Tinggi Kuasai Teknologi Pengolahan Tanah Jarang

  • account_circle Hms
  • calendar_month Kam, 20 Agu 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar

MAKASSAR – PROCLAIMNEWS.ID Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka menegaskan pentingnya generasi muda dan perguruan tinggi mengambil peran dalam menghadapi perubahan geopolitik dan ekonomi dunia.

Hal itu disampaikan Suhardi Duka saat memberikan orasi ilmiah pada acara wisuda Universitas Negeri Makassar (UNM), Kamis, 20 Agustus 2026.

Dalam orasinya, Suhardi Duka mengatakan, perkembangan geopolitik global saat ini menunjukkan persaingan yang semakin kuat antara berbagai negara. Kondisi tersebut turut memicu konflik dan perang di sejumlah kawasan dunia.

“Secara global kita melihat bagaimana geopolitik mengarung-mengarungi antara satu kekuatan dengan kekuatan yang lain. Akibatnya juga terjadi perang, baik antara Ukraina dengan Rusia, Israel dengan Palestina dan beberapa negara Arab lainnya, maupun Amerika dengan Iran,” ujar Suhardi Duka.

Menurutnya, dinamika geopolitik tersebut tidak hanya berdampak pada aspek keamanan, tetapi juga berpengaruh terhadap perekonomian dunia. Karena itu, Indonesia dinilai perlu memainkan peran yang lebih aktif agar pembangunan nasional dapat diarahkan menuju kesejahteraan masyarakat.

Suhardi Duka juga menyoroti arah kebijakan ekonomi nasional. Ia mengatakan, dalam satu dekade terakhir Indonesia mampu mencatat pertumbuhan ekonomi sekitar 4 hingga 5 persen. Namun, pertumbuhan tersebut menurutnya belum sepenuhnya dirasakan secara merata oleh masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi itu tidak semuanya bisa dinikmati oleh masyarakat kita. Justru angka kemiskinan tetap ada di tengah-tengah kita. Pertumbuhan ekonomi itu hanya dinikmati oleh segelintir orang, akhirnya yang kaya semakin kaya, kemudian yang miskin tetap terabaikan,” katanya.

Ia menilai perubahan paradigma pembangunan perlu diarahkan kembali pada amanat konstitusi, khususnya Pasal 33 UUD 1945, yang menempatkan sumber daya alam sebagai kekayaan yang harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Menurut Suhardi Duka, pengelolaan sumber daya alam harus mampu menghasilkan penerimaan bagi negara sekaligus menciptakan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Ia juga menyinggung berbagai persoalan dalam tata kelola sumber daya alam, termasuk praktik seperti under-invoicing dan underpricing yang dinilai dapat mengurangi manfaat ekonomi yang seharusnya diterima negara.

Dalam kesempatan tersebut, Suhardi Duka secara khusus mengangkat potensi Sulbar sebagai salah satu wilayah yang memiliki sumber daya mineral kritis, terutama rare earth elements atau unsur tanah jarang.

Menurutnya, tanah jarang saat ini menjadi salah satu komoditas strategis dunia karena berkaitan erat dengan perkembangan teknologi dan kekuatan geopolitik.

“Yang menjadi rebutan dunia adalah yang dikenal dengan mineral kritis, yaitu rare earth atau biasa disebut tanah jarang,” pungkas Suhardi Duka.

Suhardi Duka mengatakan, hasil penelitian menunjukkan adanya potensi tanah jarang di Sulawesi Barat dengan deposit yang besar dan kualitas yang dinilainya sangat baik. Karena itu, ia menyebut Sulbar tidak hanya memiliki posisi strategis bagi Indonesia, tetapi juga berpotensi memiliki arti penting bagi dunia.

“Sesungguhnya Sulawesi Barat adalah masa depan Indonesia dan masa depan dunia. Siapa yang menguasai tanah jarang atau rare earth, itulah yang memainkan geopolitik dunia,” tegasnya.

Ia mencontohkan China yang saat ini menjadi salah satu kekuatan utama dalam penguasaan tanah jarang, baik dari sisi cadangan maupun teknologi pengolahannya. Menurutnya, Indonesia tidak cukup hanya memiliki deposit tanah jarang. Penguasaan teknologi untuk memisahkan dan mengolah unsur-unsur tanah jarang menjadi faktor yang sangat menentukan.

“Memiliki kandungan saja tidak cukup untuk bisa memainkan geopolitik. Kita juga harus menguasai teknologi,” beber Suhardi Duka.

Dalam konteks tersebut, Suhardi Duka mendorong perguruan tinggi mengambil peran strategis dalam pengembangan teknologi pengolahan tanah jarang. Ia menyebut sejumlah perguruan tinggi di Indonesia telah mulai melakukan upaya untuk menguasai teknologi pemisahan unsur-unsur tanah jarang.

Perguruan tinggi, kata dia, harus menjadi bagian dari strategi Indonesia dalam mengubah kekayaan sumber daya alam menjadi kekuatan ekonomi dan teknologi.

“Pertanyaan bagaimana dengan penguasaan teknologi, saya kira geopolitik itu harus dijawab oleh perguruan tinggi karena memiliki kandungan saja tidak cukup,” tuturnya.

Selain potensi mineral kritis, Suhardi Duka mengatakan, Sulbar memiliki sejumlah sektor unggulan lain yang dapat menjadi penopang ekonomi daerah. Ia menyebut perkebunan sawit dengan luasan sekitar 108 ribu hektare, kakao sekitar 140 ribu hektare, serta potensi sektor pertanian, termasuk padi dan jagung.

Menurutnya, berbagai potensi tersebut harus dikelola secara optimal dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat Sulbar. Di hadapan para wisudawan UNM, Suhardi Duka menekankan bahwa tantangan pembangunan ke depan membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga mampu menguasai teknologi dan membaca perubahan dunia.

Ia berharap generasi muda dan perguruan tinggi dapat menjadi bagian penting dalam menjawab tantangan tersebut sehingga kekayaan sumber daya alam Indonesia, termasuk Sulbar, dapat benar-benar menjadi kekuatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: Elkml

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rekonsiliasi Data JKN, BPKAD Sulbar Perkuat Komitmen Pembiayaan Kesehatan yang Akuntabel dan Tepat Sasaran

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat yang dalam hal ini diwakili Plt. Kasubid Anggaran dan Bina Kabupaten Wilayah II Amir Hamzah, menghadiri kegiatan Rekonsiliasi Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemda dan Bukan Pekerja (BP) Pemda Provinsi Sulawesi Barat Bulan Februari Tahun 2026, sesuai dengan Rencana Kerja Pemerintah […]

  • Pastikan Roda Birokrasi Tetap Berjalan, Pimpinan Dinas ESDM Sulbar Tegaskan Kedisiplinan ASN sebagai Fondasi “Sulbar Maju”

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 169
    • 0Komentar

    MAMUJU –Proclaimnews.id Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Gubernur Sulawesi Barat mengenai pengaturan pola kerja pegawai, jajaran pimpinan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat tetap menunjukkan dedikasi tinggi dengan berkantor secara penuh pada hari ini, Rabu (25/3/2026). Sesuai amanah dalam SE tersebut, skema Work From Anywhere (WFA) diberlakukan bagi staf dan pejabat fungsional […]

  • Moment Hari Lahirnya Pancasila, Wakil Bupati Mateng  Mengajak Lapisan Masyarakat Untuk Tetus  Menjaga Moralitas Di Tengah Perkembangan Zaman

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2026
    • account_circle El.kml
    • visibility 276
    • 0Komentar

    MATENG, – PROCLAIMNEWS.ID Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 yang jatuh pada 1 Juni, di Lapangan Kantor Bupati Mateng. Wakil Bupati Dr. H. Askary, S.Sos., M.Si. bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus membacakan pidato resmi bertema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, dihadiri pimpinan daerah, ASN, TNI/Polri, tokoh masyarakat, pemuda, […]

  • Pisah Sambut Kabid Dokkes Polda Sulbar, DPRD Sulawesi Barat Dorong Semangat Baru dan Penguatan Kolaborasi

    • calendar_month Jum, 3 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Mamuju –  Proclaimnews.id Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat, M. Khalil Qibran dan Abdul Rahim, menghadiri acara pisah sambut Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Sulawesi Barat dari Kombes Pol dr. Effri Susanto kepada AKBP dr. Elvis Jefferson. Kegiatan tersebut berlangsung di Bago Hotel Maleo, Mamuju, Kamis, 2 Juli 2026. Acara pisah sambut tersebut […]

  • Pemkesra Sulbar Gelar Rapat, Bahas Batas Wilayah bersama Kementerian dalam Negeri RI

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Mamuju –  Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Penegasan Batas Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Selasa (13/1/2026). Rapat berlangsung di Ruang Rapat Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulbar. Rapat yang difasilitasi Biro Pemkesra ini bertujuan mengidentifikasi sekaligus menyelesaikan berbagai hambatan dalam proses penetapan batas wilayah, baik batas antarprovinsi maupun batas antar […]

  • Program Sulbar Digital, Internet Gratis Akhiri Tradisi Warga Desa Losso Berburu Sinyal ke Gunung

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 112
    • 0Komentar

    MAMUJU – PROCLAIMNEWS.ID  Program “Sulbar Digital” Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Sulbar Suhardi Duka membawa perubahan besar bagi masyarakat di tingkat desa. Kehadiran jaringan internet gratis melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (DiskominfoSS) ini tidak hanya mempermudah urusan administrasi pemerintahan desa (Pemdes), tetapi juga mengakhiri perjuangan berat warga pelosok yang selama […]

expand_less