Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Atasi Potongan Dana Rp330 M, Pemprov Sulbar Ajukan Pinjaman Rp200 M ke PT SMI

Atasi Potongan Dana Rp330 M, Pemprov Sulbar Ajukan Pinjaman Rp200 M ke PT SMI

  • account_circle Hms
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 46
  • comment 0 komentar

Mamuju – Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) mematangkan proses pengajuan pinjaman daerah kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) guna mendukung pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan fiskal daerah.

Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Sulbar, Junda Maulana, bersama tim PT SMI, sebagai tindak lanjut hasil survei lapangan yang sebelumnya dilakukan terhadap sejumlah proyek infrastruktur yang direncanakan Pemprov Sulbar.

Junda Maulana menjelaskan, kebutuhan pembangunan infrastruktur di Sulbar masih sangat besar, sementara kemampuan fiskal daerah mengalami tekanan akibat pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp330 miliar pada tahun 2026.

“Rapat koordinasi hari ini merupakan tindak lanjut dari hasil survei lapangan yang dilakukan tim PT SMI terhadap rencana pembangunan infrastruktur yang akan kita laksanakan. Kita merencanakan pinjaman karena kebutuhan infrastruktur masih sangat penting, sementara kita mengalami keterbatasan fiskal akibat pemotongan dana transfer sebesar Rp330 miliar,” kata Junda Maulana.

Menurutnya, proses pengajuan pinjaman tersebut telah berjalan sejak November 2025 dan telah mendapat persetujuan bersama DPRD Sulbar. Pemprov Sulbar merencanakan pinjaman sekitar Rp200 miliar untuk mendukung belanja pembangunan tahun 2026.

Dalam hasil peninjauan lapangan, tim PT SMI meminta sejumlah dokumen pendukung yang harus segera dilengkapi. Dokumen tersebut meliputi legalitas aset jalan, dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), status kawasan hutan, hingga berbagai persyaratan administrasi dan keuangan lainnya.

“Kami meminta seluruh temuan di lapangan segera dikonfirmasi. Yang bisa dijawab segera diselesaikan, sementara yang membutuhkan dokumen harus segera disiapkan. Saya minta proses ini tidak berlarut-larut dan bisa dituntaskan dalam satu minggu,” ujarnya.

Junda Maulana juga meminta dukungan PT SMI agar kebutuhan pembiayaan pembangunan infrastruktur Sulbar dapat menjadi perhatian dan diproses lebih cepat di tingkat pusat.

“Saya juga meminta kepada tim PT SMI agar melaporkan kepada pusat bahwa Sulbar sangat membutuhkan dukungan ini. Jika melewati tenggat waktu, maka pinjaman ini menjadi kurang optimal karena pelaksanaan pekerjaan akan semakin sempit,” kata Junda Maulana.

Ia mengungkapkan, Pemprov Sulbar menargetkan pinjaman tersebut dapat dicairkan pada Juli 2026 agar proses tender proyek segera dilaksanakan. Menurut Junda Maulana, kepastian pendanaan sangat penting sebelum pemerintah melakukan tender guna menghindari risiko proyek tanpa dukungan anggaran yang tersedia.

“Kita berharap bulan Juli sudah bisa cair sehingga proses tender bisa segera dilaksanakan. Kita tidak ingin melakukan tender lebih dulu tanpa ada kepastian anggaran,” ungkapnya.

Junda Maulana menjelaskan, proses tender diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 40 hari, sementara pelaksanaan pekerjaan memerlukan waktu tiga hingga empat bulan. Karena pembiayaan direncanakan menggunakan anggaran tahun berjalan, seluruh pekerjaan ditargetkan rampung pada tahun ini.

“Pembangunan harus selesai tahun ini karena pembiayaannya juga di tahun ini. Kita berharap semua pihak dapat bekerja sama melengkapi persyaratan yang diperlukan agar proses pinjaman dapat segera terealisasi dan pembangunan bisa berjalan sesuai target,” tutup Junda Maulana. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rancang Dokumen Akhir RKPD, Pemprov Sulbar Matangkan Integrasi Data Sektoral

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Mamuju –Proclaaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat kini tengah mematangkan dokumen perencanaan pembangunan daerah agar lebih tepat sasaran. Salah satu langkah krusial yang diambil adalah dengan memperkuat pengelolaan data sektoral dengan melibatkan sejumlah stakeholder, termasuk dari Badan Pusat Statistik. Hal ini merupakan tindak lanjut adari arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka agar data sektoral menjadi kunci dalam […]

  • Hadiri Rakor dan Supervisi Batas Wilayah, Karo Pemkesra: Ini Penting Agar Penetapan Batas Wilayah Sesuai Regulasi

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Makassar, – Proclaimnews.id  Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, menghadiri Rapat Koordinasi dan Supervisi Penegasan Batas Kecamatan dan Kelurahan di Pulau Sulawesi yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Hotel Almadera Makassar, Kamis (21/5/2026). Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri […]

  • Rapat Bapemperda DPRD Provinsi Sulawesi Barat Dalam Rangka Kajian Dan Monitoring Persiapan Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sulbar – Proclaimnews.id Rapat Bapemperda DPRD Provinsi Sulawesi Barat dalam rangka kajian dan monitoring persiapan pembahasan rancangan peraturan daerah yang telah ditetapkan dalam program pembentukan peraturan daerah provinsi sulawesi barat tahun 2025 Yang dilaksanakan di ruang Komisi III DPRD Sulbar, Senin 17 februari 2025. Rapat ini dipimpin oleh ketua bapemperda Drs. H. Habsi Wahid dan […]

  • Tak Hanya Kerja di Kantor, Gubernur SDK Siapkan PPPK untuk Turun Lapangan Atasi Stunting dan Kemiskinan

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) berencana mengerahkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk terlibat langsung dalam Program Percepatan Penurunan Stunting dan Kemiskinan Terpadu (Pastipadu). Langkah itu disiapkan untuk memperkuat pendataan dan pendampingan masyarakat dalam upaya menekan angka stunting dan kemiskinan di Sulbar. Hal tersebut ia sampaikan saat memberikan arahan setelah […]

  • Polda Sulbar Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional: Penguatan Integritas dan Pengabdian

    • calendar_month Rab, 19 Feb 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sulbar – Proclaimnews.id  Dalam rangka memperteguh integritas dan pengabdian dalam melayani masyarakat, Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar) menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional. Upacara yang diselenggarakan di Lapangan Tribrata Mapolda Sulbar, dipimpin langsung oleh Direktur Samapta, Kombes Pol M. Hari Mulyanto. Hadir dalam upacara tersebut para pejabat utama, seluruh personel Polri,dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) […]

  • Inspektur Daerah Sulbar Hadiri Rapat Tim Seleksi Anggota Direksi BUMD PT Sulawesi Barat Malaqbi

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id  Inspektur Daerah Provinsi Sulawesi Barat, M. Natsir, menghadiri Rapat Tim Seleksi Anggota Direksi BUMD PT Sulawesi Barat Malaqbi (Perseroda) yang dilaksanakan pada Selasa, 6 Januari 2026, bertempat di Ruang Rapat Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, Kantor Gubernur Sulawesi Barat. Rapat Tim Seleksi ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi […]

expand_less