Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dorong Penguatan Layanan Kesehatan, DKPPKB Sulbar Lakukan Penilaian Puskesmas Kawasan Terpencil di Polewali Mandar

Dorong Penguatan Layanan Kesehatan, DKPPKB Sulbar Lakukan Penilaian Puskesmas Kawasan Terpencil di Polewali Mandar

  • account_circle Hms
  • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
  • visibility 79
  • comment 0 komentar

Polewali Mandar – Proclaimnews.id  Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan penilaian terhadap sejumlah puskesmas yang diusulkan menjadi Puskesmas Kawasan Terpencil di Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari permohonan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar melalui Dinas Kesehatan.

Langkah ini sejalan dengan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam memperkuat pelayanan dasar masyarakat dan meningkatkan pemerataan pembangunan, khususnya di sektor kesehatan. Penguatan pelayanan kesehatan primer di wilayah terpencil menjadi bagian penting dalam mewujudkan masyarakat Sulawesi Barat yang lebih sehat dan sejahtera.

Terdapat empat puskesmas yang diusulkan untuk mendapatkan status kawasan terpencil, yakni Puskesmas Tutallu, Puskesmas Tutar, Puskesmas Bulo, dan Puskesmas Matangnga. Penilaian dilaksanakan pada tanggal 3 hingga 6 Maret 2026 di wilayah kerja masing-masing puskesmas.

Usulan tersebut diajukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah agar puskesmas di wilayah dengan keterbatasan akses dapat memperoleh dukungan kebijakan dan pembiayaan, termasuk menjadi pertimbangan bagi BPJS Kesehatan dalam mendukung skema kapitasi untuk Puskesmas Kawasan Terpencil pada tahun 2026.

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim menyampaikan bahwa kegiatan penilaian ini merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa puskesmas yang berada di wilayah sulit dijangkau tetap mendapatkan perhatian dalam penguatan pelayanan kesehatan dasar.

“Penilaian ini dilakukan untuk memastikan bahwa puskesmas yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses geografis dapat teridentifikasi secara objektif sebagai kawasan terpencil. Dengan penetapan tersebut, diharapkan dukungan pembiayaan dan penguatan layanan kesehatan primer dapat lebih optimal sehingga masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar dr. Anita, MARS menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang telah menurunkan tim untuk melakukan penilaian lapangan terhadap puskesmas yang diusulkan.

“Kami berharap melalui proses penilaian ini, puskesmas yang berada di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang dapat ditetapkan sebagai Puskesmas Kawasan Terpencil sehingga mendapatkan dukungan kebijakan dan pembiayaan yang lebih memadai. Hal ini sangat penting untuk memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah tersebut,” ungkapnya.

Salah satu anggota tim penilai dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, Ahmad, yang turun langsung melakukan verifikasi lapangan menyampaikan bahwa penilaian dilakukan secara menyeluruh terhadap berbagai indikator yang telah ditetapkan.

“Penilaian ini tidak hanya melihat kondisi fasilitas puskesmas, tetapi juga mempertimbangkan aksesibilitas wilayah, jarak tempuh masyarakat, kondisi geografis, serta ketersediaan sumber daya kesehatan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa penetapan status kawasan terpencil benar-benar menggambarkan kondisi riil di lapangan,” jelas Ahmad.

Ia menambahkan, hasil penilaian lapangan nantinya akan menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dalam memperkuat dukungan terhadap puskesmas di wilayah terpencil, sehingga pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat dapat semakin ditingkatkan.

Melalui kegiatan ini diharapkan upaya pemerataan pelayanan kesehatan di wilayah terpencil Kabupaten Polewali Mandar dapat semakin diperkuat, sehingga masyarakat di daerah dengan keterbatasan akses tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Digitalisasi Kanal Informasi OPD, Kominfo Pengelolaan Media Sosial Lebih Profesional

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Mamuju —Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas KominfoSS terus meningkatkan mutu pelayanan secara digital. Melalui pendampingan khusus, seluruh OPD diarahkan untuk mengelola media sosial secara profesional, termasuk mengejar status verifikasi centang biru sebagai kanal resmi pelayanan publik. Langkah ini digerakkan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (KominfoSS) Sulbar melalui pendampingan menyasar pengelola media sosial […]

  • Kepala Dinas Perkimtanhub Sulbar dan Wamenham RI Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Kanwil Kementerian HAM

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id  Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Perhubungan (Perkimtanhub) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Maddareski Salatin bersama Wakil Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Wamenham RI) Mugiyanto, melakukan peninjauan langsung ke lokasi yang direncanakan sebagai area pembangunan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian HAM Sulbar.   Peninjauan lokasi tersebut berlangsung pada Selasa (28/4). Kegiatan […]

  • DKPPKB Sulbar Perkuat Pembinaan UKS di SMP 2 Lariang, Dorong Kesehatan Peserta Didik

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Pasangkayu – Proclaimnews.id Dinas Kesehatan Kabupaten Pasangkayu bersama Puskesmas Lariang melaksanakan kegiatan pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan peningkatan derajat kesehatan peserta didik di SMP Negeri 2 Lariang, Jumat 10 April 2026. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Tim Kerja Promosi Kesehatan, Kesehatan Komunitas, dan Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan yang memberikan penguatan serta edukasi langsung kepada […]

  • 550 Anak Putus Sekolah di Sulbar Kembali Belajar, Gerakan Pemprov Mulai Tunjukkan Hasil

    • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 23
    • 0Komentar

    MAMUJU — PROCLAIMNEWS.ID Sebanyak 550 anak tidak sekolah (ATS) di Provinsi Sulawesi Barat kembali mengenyam pendidikan setelah mengikuti program Gerakan Kembali Bersekolah. Angka ini merupakan bagian dari total 1.700 ATS yang tersebar di enam kabupaten.   Peluncuran gerakan tersebut digelar di Ballroom Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Sabtu (2/5/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional […]

  • DKPPKB Sulbar Dampingi Pengembangan Kompetensi Layanan RSUD Provinsi, Perkuat Mutu Pelayanan Kesehatan Rujukan

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Mamuju –Proclaimnews.id Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan pendampingan konsultasi pengembangan kompetensi layanan bagi RSUD Provinsi Sulawesi Barat sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu layanan kesehatan rujukan di daerah. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (28/4/2026) ini menjadi forum strategis dalam menyelaraskan arah pengembangan layanan rumah sakit berbasis kompetensi. Pertemuan […]

  • Pastikan Roda Birokrasi Tetap Berjalan, Pimpinan Dinas ESDM Sulbar Tegaskan Kedisiplinan ASN sebagai Fondasi “Sulbar Maju”

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 72
    • 0Komentar

    MAMUJU –Proclaimnews.id Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Gubernur Sulawesi Barat mengenai pengaturan pola kerja pegawai, jajaran pimpinan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat tetap menunjukkan dedikasi tinggi dengan berkantor secara penuh pada hari ini, Rabu (25/3/2026). Sesuai amanah dalam SE tersebut, skema Work From Anywhere (WFA) diberlakukan bagi staf dan pejabat fungsional […]

expand_less